12 Tips Mengendalikan Pengeluaran

teenpregnancy.acf.hhs.gov

teenpregnancy.acf.hhs.gov

Menabung tampaknya menjadi hal yang sulit bagi beberapa orang. Bukannya tidak ada niat menabung orang-orang yang tidak pandai menabung cenderung boros dalam pemakaian uangnya. Walaupun sudah berjaga-jaga dalam mengeluarkan uang tapi kadang tanpa sadar kita tetap memakai uang untuk beberapa keinginan yang tidak perlu. Nah, berikut ini langit-langit akan berbagi sedikit tips untuk mengendalikan pengeluaran kita.

Apa saja? berikut ini tips-tipsnya yang kami kutip dari okezone.com.

1. Jangan pernah menunda utang. Segera lunasi seluruh tagihan di awal bulan.

Apabila Anda memiliki utang, baik sedikit maupun banyak, sebaiknya segera lunas setelah menerima penghasilan. Jangan pernah berpikir untuk menunda hal tersebut. Anggap saja hal ini merupakan hal utama atau hal paling penting daraipada kebutuhan lain. Apabila ditunda, maka Anda bisa kelimpungan di waktu-waktu yang akan datang.

2. Mencermati tagihan yang masuk

Tidak hanya membayar tepat waktu saja, namun sebaiknya Anda juga mencermati tagihan-tagihan yang masuk. Anda bisa mencermati apakah tagihan tersebut naik atau tidak dari bulan sebelumnya. Misalnya saja tiba-tiba tagihan listrik membengkak karena pemakaian AC yang terlalu banyak, alasannya karena cuaca yang sangat terik.

3. Menyeimbangkan antara pemasukan dan pengeluaran

Anda harus selalu memiliki pedoman, “Jangan sampai besar pasak daripada tiang”. Artinya jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Apabila penghasilan Anda memang kecil, sebaiknya hindari mengeluarkan uang terlalu banyak. Misalnya dengan mengurangi hasrat untuk membeli barang-barang yang tidak terlalu dibutuhkan, bahkan tidak penting.

4. Jangan menggunakan kartu kredit terlalu berlebihan

Anda mungkin akan berpikir bahwa kartu kredit mungkin penyelamat di saat Anda tidak memiliki dana. Padahal hal ini salah. Kartu kredit memang terkadang menyelamatkan dan terlihat praktis. Tapi Kartu kredit bukan pengganti uang tunai. Anda hanya akan menunda pembayaran saja. Alangkah lebih baiknya jika Anda menggunakan uang tunai saja. Pakai kartu kredit pada saat genting saja, misalnya saat Anda tidak membawa uang.

5. Masukkan seluruh penghasilan ke dalam rekening bank

Saat menerima penghasilan, langsung simpan penghasilan tersebut ke rekening bank. Mengapa hal ini penting dilakukan? Jangan terlalu banyak membawa uang tunai. Anda akan mudah tergiur berbelanja jika memiliki uang tunai dalam jumlah yang banyak. Ambil uang di ATM jika memang sangat diperlukan.

6. Menghindari kelebihan bayar

Saat membayar belanjaan, sebaiknya usahakan selalu teliti. Hitung seluruh total harga barang sebelum membayar ke kasir. Setelah itu hitung juga uang kembalian apakah sudah benar atau belum, jangan sampai kelebihan membayar.

7. Membuat daftar belanjaan secara rutin dan lengkap

Untuk mengontrol kegiatan berbelanja, Anda bisa membuat daftar belanja rutin secara detail. Tuliskan juga jumlah barang dan perkiraan harga, sehingga uang yang dibawa juga secukupnya saja. Setelah berbelanja, Anda harus mematuhi daftar belanja tersebut. Jangan berkeliling terlalu lama, langsung saja ke bagian-bagian yang memang dibutuhkan agar tidak tergoda dengan barang lain. Setelah itu, bayar langsung ke kasir.

8. Jangan mudah tergiur dengan diskon yang ditawarkan

Sejak dulu diskon memang disukai banyak orang. Bagaimana tidak, diskon memberikan keuntungan karena kita bisa membeli barang dengan murah. Namun coba pikirkan dengan matang terlebih dahulu, apakah Anda memang membutuhkan barang tersebut atau tidak?

9. Membandingkan harga setiap toko

Agar Anda bisa mendapatkan harga termurah, sebaiknya bandingkan harga antar toko yang menjual barang yang ingin Anda beli. Siapa tahu harga di toko lain dipatok lebih murah. Memang hal ini akan mengorbankan tenaga lebih banyak, namun Anda bisa menghemat uang berkali-kali.

10. Sering memanfaatkan angkutan umum

Seperti yang kita ketahui, saat ini harga bahan bakar semakin mahal. Biaya perawatan kendaraan juga cukup mahal. Untuk mengantisipasi hal ini, coba saja memanfaatkan kendaraan umum lebih sering. Anda bisa mencoba menggunakan bis atau angkot. Selain ongkosnya lebih murah, Anda juga tidak mengeluarkan banyak tenaga untuk menyetir.

11. Mengalihkan dana yang dimiliki untuk berinvestasi

Hal terakhir yang harus Anda lakukan untuk mengendalikan pengeluaran ialah dengan berinvestasi. Sisakan uang untuk ditabung atau investasi, daripada digunakan untuk membeli barang-barang yang kurang penting. Anda bisa berinvestasi membeli emas atau tanah. Bisa juga dengan membeli saham, namun jangan lupa bahwa Anda harus tetap memperhatikan saham yang dibeli. Investasi merupakan alternatif tepat yang bisa dipilih.

2 thoughts on “12 Tips Mengendalikan Pengeluaran

  1. I like what you guys are up too. Such clever work and reporting! Carry on the excellent works guys I have incorporated you guys to my blogroll. I think it will improve the value of my website effbcfdegfgccafk

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s