Gigi Berlubang Ditambal atau Dicabut?

Walaupun masih banyak yang menganggap sepele dan acuh terhadap gigi berlubang. Namun tak sedikit pula yang tidak tahan akibat rasa sakit dan bau yang ditimbulkan gigi berlubang. pencabutan dan penambalan gigi adalah dua dua pilihan yang dihadapi penderita gigi berlubang. dan keduanya tentu mempunyai efek positif dan negatifnya masing masing.

Penambalan Gigi

Sebenarnya sebagian dokter gigi menyarankan untuk melakukan penambalan pada gigi berlubang. Terlebih gigi berlubang sering terjadi pada gigi graham yang memiliki akar yang kuat. Bahkan menurut pendapat Dokter Gigi Nyoman Wikarna, yang kami kutip dari denpasardentist.com, menyarankan agar lubang pada gigi harus secepatnya ditambal. Berikut adalah alasan dari Dokter Nyoman.

1. Semakin kecil lubang semakin mudah diperbaiki

Lubang gigi disebabkan oleh bakteri yang berkembang biak dan menghasilkan asam dipermukaan gigi yang akhirnya membuat gigi anda menjadi rapuh. Semakin kecil lubang gigi berarti semakin sedikit bakteri yang ada didalamnya. Dan semakin sedikit bakteri didalamnya berarti semakin besar pula kemungkinan kita mempertahankan gigi asli kita. Gigi asli tetaplah yang terbaik dan pantas untuk dipertahankan.

2. Lubang kecil dapat membesar dengan cepat

Lubang gigi yang masih terlihat kecil tidak selamanya boleh kita anggap sepele. Bakteri penyebab gigi berlubang ada berbagai macam jenis. Terkadang ada yang berkembang lambat dan ada juga yang sangat cepat. Lubang yang terlihat pada permukaan gigi juga tidak selamanya mewakili kondisi asli gigi kita karena seringkali lubang yang terlihat kecil justru ternyata telah menjadi besar di dalam gigi tanpa kita sadari. Kondisi seperti inilah yang menyebabkan fenomena “gigi keropos” dimana gigi kita tiba-tiba pecah dan hanya menyisakan akar giginya saja.

3. Sakit gigi dapat menghancurkan hidup kita

Ketika kita sakit gigi tentunya kita menjadi tidak enak makan, tidak nyaman berbicara, tidak mampu untuk bekerja, badan menjadi lemas, kepala sakit tak karuan, dan percayalah bahwa anda sama sekali tidak ingin menjadi salah satu korbannya. Oleh sebab itu, lebih baik mencegah daripada merasakannya bukan? Lubang kecil dapat berubah menjadi monster dalam waktu sekejap, menghilangkan lubang sedini mungkin sama dengan menghilangkan kesempatan kita untuk menjadi korban sakit gigi selanjutnya.

4. Menambal lubang kecil jauh lebih murah dan aman daripada memperbaikinya saat sudah parah

Untuk menambal gigi berlubang dokter gigi pada umumnya perlu untuk ikut mengambil bukan hanya jaringan gigi yang rusak tapi juga sebagian jaringan gigi sehat disekitar lubang. Semakin besar lubang berarti semakin banyak jaringan gigi sehat yang dikorbankan dan begitu juga sebaliknya, semakin kecil lubang maka semakin banyak jaringan gigi sehat yang tersisa. Ini juga berarti bahwa waktu kunjungan dan rasa tidak nyaman saat perawatan gigi menjadi semakin berkurang. Menambal gigi saat lubang belum parah juga berarti memperkecil kemungkinan gigi untuk berlubang kembali (kambuh).

5. Bahan tambal gigi kini sudah semakin baik

Apa anda jenis orang yang takut gigi anda tampak buruk setelah ditambal karena dokter gigi menggunakan tambalan hitam? Tenang, kini jenis-jenis tambalan gigi sudah semakin berkembang. Bahkan yang sedang populer adalah tambalan sewarna gigi yang artinya orang lain atau bahkan anda sendiri mungkin tidak akan sadar bahwa gigi yang sedang anda pandangi pernah anda tambal sebelumnya. Ingatlah, semakin kecil lubang gigi maka jenis tambalan yang bisa anda pilih menjadi semakin bervariasi, banyak pilihan, dan tentunya dengan biaya yang semakin terjangkau.

Pencabutan Gigi

Jika gigi berlubang dicabut, lanjut Melanie, akan mengubah struktur gigi yang lainnya. Gigi yang berada di sebelah gigi yang dicabut tesebut akan bergeser memenuhi ruang yang kosong setelah pencabutan. “Jika akar gigi masih baik, pertahankan gigi dalam mulut itu lebih baik daripada dicabut,” tutur dia.

Kenyataannya tidak sedikit pasien yang ingin giginya secepatnya dicabut karena tak tahan menahan nyeri gigi. Padahal, walaupun lubang pada gigi sudah mencapai akar, jika masih ada jaringan sehat, pasien tidak perlu mencabut giginya. Melanie menambahkan, selain akan merusak struktur gigi, pencabutan gigi juga akan berdampak pada sendi.

Jika gigi yang sudah tanggal itu tidak segera diganti, ruang kosong pada gusi lama kelamaan akan mengganggu keseimbangan pengunyahan. Misalnya kita terpaksa mengunyah pada satu sisi. Ini akan berdampak pada kerusakan sendi rahang.

Jadi jika gigi anda seudah berlubang maka sangat baik untuk menambal gigi anda segera Ini penting karena jika gigi kita sudah berlubang dan dibiarkan begitu saja maka akan menjadi faktor risiko/ pemicu bagi infeksi di bagian tubuh lainnya seperti jantung, ginjal, sendi, pemicu kelahiran dini, dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Tips berikutnya, sebelum gigi berlubang semakin lebar lubangnya, sebaiknya jaga kesehatan gigi dan mulut. Caranya, dengan menggosok gigi setiap hari sehabis makan dan sebelum tidur. “Karies terjadi karena rongga mulut tidak bersih. Awalnya rongga mulut yang asam membuat email gigi menjadi tidak kuat menjadi lemah,” katanya.

Selain itu, untuk mencegahnya juga bisa dengan menggunakan flouride. Juga hindari makanan yang lengket, manis, dan yang mengandung sukrosa tinggi. Sebaiknya setelah mengonsumsi makanan tersebut segera minum air putih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s