Aksi Bercanda Youtuber Berujung di Penjara

Aksi Trollstation dalam pembuatan video mereka. (ibtimes.co.uk)

Aksi Trollstation dalam pembuatan video mereka. (ibtimes.co.uk)

Video yang menunjukkan sebuah keusilan di tempat-tempat umum atau biasa disebut dengan video prank sudah menjadi trend di situs berbagi video YouTube. Banyak Youtubers berlomba-lomba membuat keusilan-keusilan yang tidak biasa, namun akibat keusilan mereka beberapa Youtuber harus berurusan dengan ihak berwajib.

Kelompok YouTuber yang menyebut dirinya Trollstation sukses merangkul 700 ribu pelanggan dengan video prank mereka.  Namun, sebuah adegan perampokan palsu yang dilakukan dalam dua galeri seni di London dianggap terlalu jauh dan tak lucu sama sekali. Dalam salah satu serangan yang ‘dipentaskan’, tiga anggota kelompok – Daniel Jarvis, 27, Ebenezer Mensah, 29, dan Helder Gomes, 23 – ke sebuah galeri dengan wajah mereka tertutup.

Mereka beradegan seolah-olah sedang terjadi perampokan.Anggota lainnya Endrit Ferizolli, 20, memainkan alaram suara melalui sistem speaker, sementara Danh Van Le, 31, merekam suasana panik pengunjung karena mereka mencoba melarikan diri TKP.

Diwartakan CNN Indonesia, pengadilan mendapatkan laporan bahwa masyarakat bedesak-desakan ketika mereka mencoba untuk menjauh dari “perampok.” Seorang wanita jatuh pingsan dalam kekacauan, sementara yang lain mengatakan kepada pengadilan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka benar-benar ketakutan.

Anggota Trollstation mengaku bersalah atas dua tuduhan menggunakan kata-kata mengancam atau perilaku yang bertentangan dengan bagian 4 UU Ketertiban Umum selama penggerebekan palsu, yang berlangsung di National Portrait London Gallery dan Tate Britain pada tanggal 5 Juli 2015.

Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah teroris membunuh 30 turis Inggris di sebuah resor di Tunisia, sehingga membuat ibukota Inggris tersebut langsung bersiaga.

Jarvis, Mensah, Gomes, dan Ferizolli masing-masing dipenjara selama antara 16 dan 20 minggu. Van Le – pendiri Trollstation ini – sudah menjalani hukuman penjara 24 minggu untuk adegan iseng ini.

Mereka mengakui isinya sengaja provokatif dan kontroversial dengan tujuan untuk mendapatkan reaksi dari masyarakat umum atas nama komedi satir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s