Militer Filipina Gagal Tundukkan Abu Sayyaf, DPR Pertimbangkan Negosiasi

Gagalnya militer Filipina untuk menyelamatkan 10 sandera WNI di daerah Basilan membuat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia menyarankan untuk lebih mempertimbangkan jalur negosiasi dengan pendekatan kemanusiaan dibanding melalui aksi militer.

Mengutip Jawapos, Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq berpendapat, “Bagaimana kita bisa menjamin kalau misalnya pihak keamanan dari Indonesia di sana. Ini kan lebih beresiko lagi. Beresiko terhadap sandera dan pasukan yang kita kirim walaupun itu gabungan TNI-Polri.” ‎‎

‎Yang dimaksud negosiasi yakni pembebasan sandera melalui pembayaran uang tebusan senilai 50 juta peso atau Rp. 14,3 miliar. Memang perusahaan tempat 10 WNI itu bekerja telah menyatakan bersedia membayar uang tebusan. Mereka telah berkomunikasi dengan kelompok Abu Sayyaf sejak hari kedua penyanderaan. ‎Kata Mahfudz, DPR pun mendorong Kementerian Luar Negeri ‎untuk mengintensifkan komunikasi itu.

“Jadi memang opsi secara militer kita melihat ini tidak memungkinkan dan tidak bisa dijamin keberhasilannya termasuk tidak bisa dijamin keselamatan sanderanya,” ‎

Katanya, semua pihak harus realistis memandang hal ini. Andaikan nanti ada kesepakatan untuk memberikan tebusah, toh katanya bukan pemerintah yang mengeluarkan uang. ‎”Jadi yang memberikan tebusan ini bukan pemerintah. Karena negosiasi ini adalah antara pihak Abu Sayyaf grup dengan pihak perusahaan,” tutur politikus PKS itu. ‎

Pemerintah dalam hal ini hanya memberikan pendampingan atau pengawalan agar pembebasan sandera bisa berlangsung secara lancar dan aman. ‎”‎Pemerintah tidak mengambil opsi membayar tebusan dari uang negara. Tapi mendorong terus komunikasi antara pihak perusahaan dengan pihak Abu Sayyaf,” ‎pungkasnya.

sumber: Jawa Pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s